Rabu, 20 November 2013



MENJADI AKTOR YANG BAIK PERLU USAHA


Tubuh dan sukma merupakan faktor yang ada di dalam aktor itu sendiri dan karena itu dalam tulisan ini disebut  faktor internal.disamping itu  ada faktor lain yang harus dihadapi seorang aktor sebelum naik ke atas pentas,yaitu faktor eksternal.sesuai dengan namanya ia adalah segala hal yang berada di luar  diri aktor,namun berhubungan erat dengan sukses atau tidak nya aktor bersngkutan dalam membawakan sebuah tokoh dalam suatu pertunjukan ,seperti naskah ,sutradara,ruang ,kawan-kawan main dan juga penonton.tokoh yang akan menjadi hidup dan dengan demikian akan menjadi karya yang baik bila aktor itu mampu meluluhkan segala tantangan dalam melakukan hubungan dengan kedua faktor tersebut dia atas.agar menjadi tampak jelas hubungan antara aktor dengan faktor internal dan eksternal.jadi seorang aktor harus memperhatikan faktor internal yaitu tubuh dan sukmanya artinya aktor terlebih dahulu mesti melatih ekspresinya sesuia naskah yng akan di mainkan.bila berbicara tubuh dan sukma secara terpisah tentu saja dalam kenyataanya kedua hal tersebut tidak dapat dipisahkan.tubuh tidak hanya selalu yang terlihat secara kasat mata ,tapi juga jiwa atau sukma yang seakan akan berada di balik tubuh bearti juga melatih jiwa ,sebab tak da gerakan tubuh yang terpisah dari jiwa.


Kuliah Umum Bersama Prof. Djoko Santoso asal jogja

15 november 201

Prof. Dr. Djoko Santoso, M.Sc
Prof. Dr. Djoko Santoso, M.Sc. (Dirjen DIKTI) datang ke Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang untuk memberikan kuliah umum dengan tema”Peranan Perguruan Tinggi Seni dalam Pembangunan Bangsa”Kuliah umum tersebut dilaksanakan di Gedung Horiah Adam ISI Padangpanjang, Rabu 13/11/2013. Selain memberikan kuliah umum  Bapak Djoko Santoso juga meresmikan program studi Fotografi di Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Padangpanjang.
 kuliah umum yang dihadiri tidak hanya mahsiswa bahkan seluruh dosen ini berlangsung sangat meriah dan sangat menyenangkan bagi semua audiens yang hadir saat itu.tidak hanya sekedar memberikan motivasi bapak dirjen dikiti asli jojga ini juga memberikan tantangan bagi dosein agar bisa melanjutkan perguruan yang lebih tinggi.dan ini pun menjadi tantangan sendiri bagi dosein isi padang panjang.
Selain itu bapak djoko santoso ini dengan logat kas jawanya yang sangat kental ,juga mampu menghibur semua audiens dengan ceramah yang dia berikan pada saat itu.
Terasa sangat menyenangkan bisa ikut serta dalam kuliah umum ini ,karna sangat sangat membantu saya ,terutama dalam memberikan semangat untuk semua mahasiwa.dan ini menjadi dorongan tersendiri bagi saya dan bagi semuaya”kata salah satu mahasiswa yang mengunjungi kuliah umum .
Dalam acara tersebut ,bapak dirjen dikti ini memang banyak memberikan motivasi kepada mahasiwa terutama anak bidik misi atau penerima beasiswa.dan dalam sela–sela acara juga terjadi komunikasi antara bapak dirjen dan kepada 2 mahsiswa penerima beasiwa.acara yang berlangsung sangat menyenangkan ini memang sangat singat ,karna waktu yang terbatas.tapi walaupun sebentar .acara tersebut sudah menjadi tantangan bagi semua audiens  agar bisa menjadi lebih baik dan menjadi mahasiwa yang berguna di masa depan .himabu ahkirnya


RANDAI KESENIAN NO 1 DI RANAH MINANG

21 november 2013

Randai adalah kesenian teater rakyat dari kelompok etnis minang kabau yang menggabungkan musik ,nyanyian,tari ,drama dan seni bela diri silat.randai biasanaya di lakukan untuk upacara tradisional dan festivai.bahkan kesenian randai ini telah di bawa kemanca negara,oleh beberapa pihak yang mendalalami kesenian ini.biasa nya kesenian ini satu grup berjumlah 14 sampai 20 orang pemain yang membawakan lakon dari cerita cerita rakyat ,bahkan kesenian ini telah banyak di bentuk menjadi kesenian randai yang modern,secara teknis randai merupakan perpaduan anatara tari musik dan teater keunikan nya terletak pada penyajian dengan bentuk pola lingkaran kedekatan anatar pemain dan penonton menjadikan randai sangat akrap dengan masyarakat minang kabau.
Randai biasanya dimainkan di halaman atau di lapangan sehingga penonton yang mengelilingi pemain tampak menjadi suatu kesatuan yang utuh.dalam setiap penampilan penonton boleh saja menyela dialog –dialog yang disampaikan pemain atau mungkin bersorak untuk memberikan gairah pemain sepert halnya kesenian lenong di betawi.dan randai ini sangat di minati oleh masyarakat terutama masyarakat di minang kabau.yang sangat antusias ketika meliaht kesenian randai ini ,terbukti dengan masih adanya kesenian ini hingga sekarang.


Mengenal panggung

by:yuda atara


Suatu ruang sebagai sarana pentas ,pada umum nya pikiran kita akan lansung terarah kepada sebuah gedung kesenian.dalam menghadapi masalah panggung sebagai sarana pentas.pertama-tama pastilah terpikir oleh seorang seniman penampil atau seorang sutradara untuk tampil di sebuah tempat/ruang yang memenuhi kebutuhan kita untuk menampilkan pertunjukan.
Panggung yang baik,memungkinkan penata artistik atau panggung dapat bekerja secara maksimal untuk melaksanakan bentuk bentuk yang ideal.sebaliknya fasilitas panggung yang menyedihkan membawa semacam bagi kreativitas seorang designer,terlebih lagi bila sutradara menitik beratkan pada ide pementesan it sendiri,dimana unsur manusia atau pemeran lebih ditonjolkan dari pada masalah fasilitas panggung nya,kita mengenal dan mengerti ,bisa menguasai panggung.


Mengenal lebih kesenian makyong

 21 november 2013
by:yuda atara

Mak yong adalah salah satu jenis kesenian melayu yang menggabungkan unsur unsur ritual tari nyanyi dan musik dalam pementasanya.dalam pertunujukanya,mak yong mempertemukan antara pemain dengan penonton dalam ruang waktu ,dan tempat yang sama.kesenian ini berasal dari daerah yang dari segi budayanya termasuk rumpun melayu,yaitu daerah nara yala,petani pada sekitar abad ke 17.mak yong di indonesia mengalami kejayaan pada masa sekitar tahun 1950 an.pada masa itu kejayaan ini mak yong pernah di anggap sebagai kesenian istana.akan tetapi kesenian tersebut tidak hanya menjadi konsumsi kelompok tertentu saja,melainkan sudah menjadi pertunjukan yang dapat dinikmati oleh masyarakat umum,salah satu simber mengatakan

“kesenian makyong ini sudah jarang saya lihat ,karna kurang nya apresiasi dari masyarakat ,padahal kesenian makyong ini sangat menyenenangkan dan bagus .,”

Kesenian makyong ini memang jarang dilihat karena kurang nya minat masyarakat dengan kesenian makyong ini.karena masyarakat telah terpengaruh oleh budaya luar.dan kesenian ini hanya tersebar dikepuloan riau ,kesenian makyong ini adalah kesenian yang tak boleh di lupakan dan harus di lestarikan agar generasi generasi yang akan datang masih bisa menikmati kesenian makyong ini.